Advertisement

Drama Romantic-Comedy CNBLUE Terfavorit


Apa yang membuat kamu memutuskan untuk menonton sebuah drama Korea? 

Kalau saya lebih ke siapa aktornya, apalagi jika aktornya dari grup K-Pop yang saya suka. Sebenarnya kebiasaan ini muncul setelah tahun 2014. Sebelum tahun 2014, nonton drama Korea berdasarkan apa yang sedang hype di masyarakat hehe. Contohnya drama Full House, My Girlfriend is a Gumiho, Playful Kiss, Princess Hours, Protect the Boss, dan Sweet 18/Little Bride. Sisanya nonton berdasarkan bias ke aktornya.

Nah berhubung semua member CNBLUE ini juga akting dan menjadi aktor, drama-drama yang ada merekanya saya tonton. Ada yang sampai selesai dan jadi bucin dramanya (Heartstrings, A Gentleman's Dignity, How to be Thirty, dan Longing Heart/My First Love), ada yang sampai selesai tapi b aja (The Package, My Only Love Song, dan The Heirs), ada yang nonton hanya episode pertama aja dan nggak lanjut karena nggak cocok (You're Beautiful, Marry Him If You Dare, The Three Musketeers, Hospital Ship, dan Summer Guys), serta ada juga yang hanya lihat profil dramanya dan batal nonton karena mereka bukan aktor utama atau emang ya nggak cocok aja (Puberty Medley, Orange Marmalade, Girls' Generation 1979, That Man Oh Soo, Oh! Master, School 2017, Entertainer, My Husband Got a Family, It's Okay Daddy's Girl, Voice 2, My Sassy Girl, Cinderella and the Four Knights, A Girl Who Sees Smells, Temptation, The Blade and Petal, Seo-Young My Daughter, dan My Husband Got a Family). Lebih banyak yang nggak ditonton ternyata daripada yang ditonton. 😁

Anyway di postingan ini, sesuai judulnya saya akan membahas empat drama yaitu Heartstrings (2011), A Gentleman's Dignity (2012), How to be Thirty (2021), dan Longing Heart/My First Love (2017).


Heartstrings (2011)
Aktor dan aktris utamanya Jung Yonghwa dan Park Shinhye. Yonghwa memerankan tokoh bernama Lee Shin, seorang mahasiswa jurusan musik modern dengan konsentrasi gitar. Dia tergabung dalam band yang bernama The Stupid. Karakternya dingin ke cewek-cewek yang naksir dia karena Lee Shin sedang jatuh cinta dengan dosen tari modern.

Park Shinhye memerankan tokoh bernama Lee Gyuwon, seorang mahasiswi jurusan musik tradisional dengan konsentrasi alat musik tradisional Korea bernama kayageum. Dia ini karakternya ceria dan punya kemauan yang keras. Naksir Lee Shin duluan tapi terus Lee Shin yang bucin dia setelah jadian. Lee Shin ini karakternya kalau ke pacar jadi lembut, manis, dan perhatian.

Konflik di drama ini ada banyak, mulai dari persaingan band The Stupid dan geng musik tradisionalnya Lee Gyuwon, cinta Lee Shin ke dosen tari modern yang dosen tari modern ini sebenarnya mantan pacar dosen musikal yang nanti belain Lee Gyuwon di proyek musikal kampus, cinta Lee Gyuwon ke Lee Shin yang tampak bertepuk sebelah tangan terus, masalah rumah tangga orangtua Lee Shin di mana orangtuanya sudah bercerai dan ayahnya kena penyakit serius, suap-menyuap orangtua salah satu mahasiswi dengan petinggi kampus agar anaknya menjadi aktris utama drama musikal, sampai dengan passion Lee Gyuwon yang sebenarnya bukan di musik tradisional. Kompleks sekali. Kalau kata saudara saya, drama Heartstrings ini adaaa aja masalahnya, satu selesai satunya lagi muncul. πŸ˜†

Teman kuliah saya dulu bilang drama ini b aja. Tapi buat saya drama ini bagus banget. Kena sihir muka ganteng Yonghwa pada masanya. πŸ˜‚ Awalnya saya suka Kang Minhyuk yang memerankan tokoh bernama Yoo Joonhee, eh lama-lama meleng ke Yonghwa yang jadi Lee Shin. Sampai nge-ship Yonghwa-Park Shinhye segala dan sebel kenapa di WGM dia pasangan sama Seohyun SNSD. πŸ˜‚ Tapi terus ujung-ujungnya malah jadi YongSeo shipper dan males kalau lihat ada yang nge-ship Yonghwa-Park Shinhye. πŸ˜†

Waktu nonton drama ini saya memang masih jadi mahasiswa juga seperti tokoh-tokoh utamanya. Jadi kurang lebih bisa relate gimana kehidupan mahasiswa di kampus dan cinta-cintaan anak manusia usia awal 20an, eak. Sinematografinya terang dan warna-warni, enak dilihat pokoknya. OST-nya juga juaraaak, hampir semua saya suka karena sebagian besar yang nyanyi kalau nggak Yonghwa ya Park Shinhye sendiri. Coba cek deh OST-nya di playlist ini.


A Gentleman's Dignity (2012)
Mantan member CNBLUE, Lee Jonghyun, jadi pemeran pendukung di drama ini. Dia memerankan tokoh bernama Colin. Colin ini datang ke Korea untuk mencari ayah kandungnya dengan berbekal foto lama ibunya bersama empat orang pria. Empat orang pria ini bernama Kim Dojin, Im Taesan, Choi Yoon, dan Lee Jungrok (masing-masing diperankan oleh Jang Donggun, Kim Suro, Kim Minjong, dan Lee Jonghyuk).

Kim Dojin pada saat itu sedang berpacaran dengan seorang dosen cantik bernama Seo Yisoo (diperankan oleh aktris Kim Haneul). Konfliknya seputar kisah cinta dua orang dewasa ini dengan selingan kisah-kisah cinta ketiga tokoh laki-laki lainnya yang sudah saya sebutkan namanya di atas. 

Drama ini mendapat tempat khusus di hati teman-teman kuliah saya yang laki-laki. Teman-teman saya ini satu geng ceritanya dan mereka semua sangar-sangar tapi berlutut juga pada akhirnya ke drama Korea wkwkwkwk. Kata mereka drama ini bagus dan nggak menye-menye. Ya karena tokoh-tokohnya juga sudah dewasa semua.

Saya juga menikmati nonton drama A Gentleman's Dignity ini karena Lee Jonghyun pada saat itu ganteng banget, popularitasnya lagi naik sejak rambutnya dipangkas pendek. Walaupun munculnya nggak sesering tokoh utama sih. Sebenarnya saya nge-ship Colin dengan salah satu tokoh perempuan muda bernama Im Meari.

Colin juga menunjukkan rasa tertarik ke Meari tapi Meari lebih suka pria dewasa teman kakaknya (kakaknya Im Meari ya Im Taesan). πŸ˜… Udah sih ini aja yang bikin gregetan, lainnya oke.

Oh iya Lee Jonghyun juga nyanyi satu lagu untuk drama ini judulnya My Love. OST favorit saya dari drama ini judulnya High High yang dinyanyikan oleh Kim Taewoo.


How to be Thirty (2021)
Baruuu aja namatin drama How to be Thirty dan saya bucin drama ini kayak bucin ke drama Heartstrings. Bisa jadi nontonnya di saat yang pas alias udah di akhir dua puluhan wakakakak. Aktor-aktor yang ada di drama ini usianya sebagian besar udah kepala tiga (umur Korea), jadi nggak terlalu dituain atau dimudain.

Aktor-aktor dan aktris-aktris utamanya ada Kang Minhyuk, Jung Insun, Ahn Heeyeon (Hani ex-EXID), Cha Minji, Song Jaerim (!!!), dan Bang Sungchul. Kang Minhyuk memerankan tokoh bernama Lee Seungyoo, bekerja sebagai manajer seniman webtoon. Jung Insun berperan sebagai tokoh bernama Seo Jiwon, seorang kartunis yang nantinya dimanajeri oleh Lee Seungyoo. Seo Jiwon mempunyai dua orang sahabat bernama Lee Ranjoo dan Hong Ahyeong, masing-masing diperankan oleh Ahn Heeyeon dan Cha Minji. Sedangkan Song Jaerim dan Bang Sungchul masing-masing memerankan tokoh Cha Dohoon (sutradara) dan Hyung Joonyoung (anak magang di kafe Hong Ahyeong).

Saya suka banget drama ini karena durasinya hanya sekitar 25-30 menit dengan total episode sebanyak 15. Sinematografinya menggunakan tone yang sedikit hangat dan hanya berfokus pada tokoh-tokoh utama saja ketika di keramaian. Jadi kalau ada banyak figuran, wajah figurannya agak blur supaya fokus tetap di tokoh-tokoh utama. Penyajian latar tempat juga bukan tempat-tempat yang ramai, cenderung di tempat-tempat umum yang sepi. Bagus pokoknya jadi terkesan rapi.

Visual para aktor dan aktrisnya nggak usah ditanya lah ya. Ya tipikal drama-drama Korea yang bening dan bersinar selalu. Baju-baju yang dipakai juga cakep-cakep.

Cerita dimulai ketika Seo Jiwon dan Lee Seungyoo bertemu di sebuah rapat kerja. Lee Seungyoo ini ceritanya adalah cinta pertamanya Seo Jiwon. Mereka berpisah selama belasan tahun dan akhirnya bertemu di agensi webtoon yang sama.

Seo Jiwon tentu saja bahagia karena...ya siapa sih yang nggak bahagia ketemu sama orang yang dicintai dari lama??? Ketika melihat adegan ini saya langsung julid-julid gemes, "Hadeeeuh too good to be true nih tapi nggak apa-apa lah yang penting ada Kang Minhyuk". 😁

Chemistry Kang Minhyuk dan Jung Insun bener-bener dapet, saya sampai nge-ship mereka beneran lho saking cute-nya. Mana tingginya kan beda jauh ya huhu, lemah kalau kena tall guy short girl begini hamba.

Akting dua-duanya bagus dan kayak beneran teman lama gitu lho. Scene yang Lee Seungyoo nembak Seo Jiwon di taman malem-malem bikin gemes aaaakkkk dahlah bucin pokoknya.

⚠️SPOILER ALERT⚠️

Tapi...yang namanya too good to be true macam lived happily ever after with first love ya emang too good to be true, lol. Lee Seungyoo ini ceritanya udah punya pacar bernama Lee Haeryeong ketika ngajak pacaran Seo Jiwon.

Awalnya saya nggak mau nge-judge Lee Seungyoo karena belum episode terakhir. Soalnya yaaa bro ini Kang Minhyuk lhoh yang meranin, kan saya pinginnya dia kayak Yonghwa pas jadi Lee Shin a.k.a cowok baik-baik mwehehe. Saya sampai stop beberapa hari biar hati dan pikiran netral. Biar bisa kembali ke jalan yang benar kalau selingkuh itu tidak baik, jangan karena Lee Seungyoo orangnya imut maka tindakan selingkuhnya bisa dibenarkan hahaha. Sampai kayak gitu.

Begitu nonton sampai episode terakhir, saya jadi kasihan sama Lee Haeryeong. Dia ini korban dari ketidaktegasan pria yang lebih dewasa darinya. Ceritanya Lee Haeryeong ini di kampus angkatan 2017 sedangkan Lee Seungyoo 2010. Bedanya tujuh tahun, usianya juga beda segitu. Jadi Lee Haeryeong ini masih 23 tahun.

Seo Jiwon sendiri sampai ngerasa bersalah ke Lee Haeryeong, padahal yang salah banget kan Lee Seungyoo. Hadeeeeuh. Salut sih dengan drama ini yang bisa menampilkan sikap Seo Jiwon mendekati realistis sebagaimana orang-orang berusia 30 tahun. Udah cukup mateng dan dewasa jadi nggak asal labrak atau spill sana sini.

Karir Seo Jiwon sebagai kartunis webtoon juga nggak digambarkan mulus-mulus aja. Ada masa di mana proyeknya hancur karena kasus perselingkuhan yang terkuak ke publik. Jadi banyak pembaca webtoon-nya yang memboikot karyanya. Seiring dengan berjalannya waktu, karirnya kembali membaik. Semacam diingatkan kalau berapa pun usiamu, yakinlah akan ada pelangi setelah hujan badai. Akan selalu ada momen naik dan turun dalam kehidupan.

Begitu pun dengan kehidupan dua sahabat Seo Jiwon, Lee Ranjoo dan Hong Ahyeong. Dua-duanya memiliki karir yang berbeda, Lee Ranjoo penyiar sedangkan Hong Ahyeong pemilik kafe. Karir Lee Ranjoo juga nggak mulus-mulus aja, ada masa di mana dia kehilangan pekerjaan karena suatu hal. Sementara Hong Ahyeong kisah cintanya yang tidak berjalan mulus, lagi-lagi karena dikhianati pacarnya.

Suka banget kalau mereka bertiga lagi ngumpul soalnya heboh. Nggak jauh-jauh lah kayak kita-kita di dunia nyata wakakak pede banget nyama-nyamain. Iya gengs orang-orang yang usianya late 20s juga masih suka heboh kayak waktu mereka masih early 20s kok. Beda di cara berpikir dan tagihan yang ditanggung aja. πŸ’†

Intinya dari kacamata saya, How to be Thirty ini ceritanya realistis walaupun awalnya terkesan too good to be true. Saya suka banget monolog Seo Jiwon yang dia ucapkan ketika dia merenungi hidupnya. Bunyinya seperti ini, "At some point, I reliazed that just because you're an adult, you don't know everything about life".


Longing Heart/My First Love (2017)
Kalau yang ini tokoh utamanya Lee Jungshin. Dia jadi tokoh bernama Kang Shinwoo, pria berusia 28 tahun yang time traveling ke masa lalu (genrenya selain romantic comedy juga fantasy). Di masa lalu dia bertemu dengan dirinya sendiri yang masih berusia 18 tahun.

Kang Shinwoo dewasa ceritanya habis bertemu dengan cinta pertamanya yang bernama Han Jisoo. Namun Han Jisoo tampaknya sudah memiliki kekasih dilihat dari cincin yang melingkar di jari manisnya. Han Jisoo jadi dingin ke Kang Shinwoo dan meminta untuk tidak bertemu lagi. Kang Shinwoo ceritanya masih jomlo karena cinta mati ke Han Jisoo walaupun sudah terpisah 10 tahun lamanya.

Secara misterius, ketika Kang Shinwoo berjalan gontai di atas jembatan untuk mengenang masa lalunya bersama Han Jisoo, ada seorang bapak-bapak loper koran yang tidak sengaja menabraknya. Kang Shinwoo terjatuh ke sungai di bawah jembatan dan ketika bangun dia sudah berada di masa lalu.

Di masa lalu ini dia jadi guru SMA tempat Kang Shinwoo remaja sekolah. Dia punya tujuan untuk membuat dirinya waktu remaja berani mengungkapkan perasaan ke Han Jisoo supaya ketika dewasa couple Kang Shinwoo-Han Jisoo bisa berlayar.

Kang Shinwoo dewasa tidak hanya bertemu dengan dirinya dan Han Jisoo versi remaja, tapi juga bertemu dengan mendiang ibunya yang pada saat itu masih hidup. Ibunya ini diperankan oleh aktris bernama Kim Sunyoung. Beliau pernah juga berperan sebagai ibunya Sindy di drama Her Private Life. Makanya kok nggak asing hehehe.

Drama ini terdiri dari 10 episode dengan masing-masing episode berdurasi 50-an menit. Nggak sampai satu jam. Lima episode pertama menampilkan Kang Shinwoo dewasa time traveling ke masa lalu, lima episode sisanya gantian Kang Shinwoo remaja yang time traveling ke masa depan.

Sebenarnya kalau mau memikirkan lebih dalam, saya punya beberapa pertanyaan perihal plot drama ini. Tapi berhubung waktu nonton itu lagi males mikirin yang nggak perlu, jadi yaudah iya-iya aja sama adegan-adegan yang ada hahaha.

Saya menikmati kok drama ini, sesuatu yang saya anggap plot hole di episode sebelumnya bisa terjawab di episode-episode selanjutnya. Emang kudu sabar ternyata ya nonton drama Korea tuh, beda sama nonton film.

Saya beberapa kali nangis waktu nonton. Apalagi kalau adegannya sedang menampilkan Kang Shinwoo dan mendiang ibunya huhuhu deres air mata. Nggak kuat dah kalau dikasih scene kayak gini. Komedinya lebih banyak kok drama ini, tapi ya gitu kalau udah nyampe di adegan emosional bisa bikin menitikkan air mata. 😭

Saya suka aktingnya Lee Jungshin di sini, dia kayak nggak akting. Kayak sehari-hari tingkahnya kayak gitu. Konyol tapi perhatian dengan dirinya yang masih remaja. Oh iya fyi, tokoh yang beda pemeran antara dewasa dan remaja cuma Kang Shinwoo aja. Lainnya sama semua, makanya kalau nonton awal-awal tuh kayak bingung tapi lama-lama bisa adaptasi.

Nggak ada tone pembeda sinematografi masa lalu dan masa sekarang juga, tapi masih jelas kok mana masa lalu dan mana masa sekarang. Dramanya nggak yang bagus-bagus banget tapi juga nggak yang biasa-biasa banget buat saya. Lumayan baik lah.

Tolak ukurnya dari saya yang menikmati ketika nonton, nggak skip-skip, nggak penasaran ngelihat sisa durasi, tau-tau habis aja. Setiap ending selalu membuat penasaran. Drama ini kayak bawang merah, lapisannya banyak dan akan terkupas satu per satu sampai saya nyambung gimana ceritanya secara utuh di episode terakhir.


Dari drama-drama yang ada di atas, mana yang sudah kamu tonton? Drama artis K-Pop apa yang kamu suka? Atau lebih suka kalau pemainnya asli aktor bukan idol turned actor? Genre drama seperti apa yang kamu suka? *kepo*


*

Post a Comment

2 Comments

  1. Dari sekian banyak judul drama Korea di atas tak ada satupun yang pernah saya tonton soalnya ngga suka nonton drama Korea atau film seri malas nungguin sambungannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya mas nonton drama memang harus sabar nungguin episode-episodenya sampai selesai, aku pun nggak semua drama nonton, nggak sanggupπŸ™ˆ

      Delete

Halo! Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan komentar. Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.