May 29, 2017

Film Favorit Member SEVENTEEN

source: SVTGlobal

Beberapa waktu lalu, member Seventeen menulis sendiri profil mereka. Selain menulis tentang nama asli, hal-hal yang tidak disukai, motto hidup, dan lainnya, Seventeen menulis tentang film paling berkesan yang pernah mereka tonton. Profil lengkap bisa dibaca disini.

Berhubung saya anaknya latah, kalau grup yang saya sukai pernah nonton sebuah film maka saya juga harus nonton film tersebut. Wkwkwk. Nggak semua film yang difavoritkan member Seventeen saya tonton sih, beberapa aja yang memang mudah nyarinya ya saya tonton. Dan sinopsis serta review singkat ala saya mengenai film-film tersebut saya tulis di postingan ini. Ceki-ceki ya!



S.Coups: The Notebook (2004)
S.Coups...you like this movie? Seriously?? By judging from your look, I thought that you'd choose an action movie but you chose this romantic movie.
Film ini adalah film drama romantis terbaik yang pernah saya tonton. Berlatar tahun 1940an, film ini mengisahkan seorang pemuda rakjel yang jatuh cinta kepada seorang gadis kota kaya raya. Cinta pemuda rakjel ganteng itu nggak berbelok sedikitpun meski terhalang restu orangtua si gadis. Cinta sejatinya abadi sepanjang hidup. Chemistry aktor dan aktris utama, Ryan Gosling dan Rachel McAdams, sungguh bikin gemes. I know this movie's story is too good to be true but still I love it.


Joshua dan Vernon: La La Land (2016)
Film bergenre drama dan musikal yang bertema chasing the dreams. Sepasang kekasih, Mia (Emma Stone) dan Sebastian (Ryan Gosling), masing-masing mengejar mimpi untuk menjadi aktris dan pemusik jazz. Pesan yang disampaikan dalam film ini adalah bahwa di dunia ini nggak ada yang sempurna. Yha. Mimpi tercapai tapi patah hati. Mimpi mereka lebih besar daripada cinta. Oh iya visualisasi film ini bagus, kostumnya juga bagus. Endingnya aja yang nggak bagus buat pecinta ending klise kayak saya. 😅


Mingyu: Interstellar (2014)
Bercerita tentang perjalanan luar angkasa untuk menemukan planet lain yang layak huni karena planet bumi sudah semakin rusak. Di dalamnya juga terdapat kisah kasih sayang seorang ayah terhadap anak perempuannya. Film ini berdurasi hampir tiga jam. Jujur bikin saya ngantuk karena jalan cerita berjalan lambaaaaat banget. Yang bikin saya antusias kembali adalah twist di akhir cerita. Wow gitu dan bikin sedikit terharu. Teori-teori fisika tentang relativitas, quantum, dimensi ruang dan waktu, serta black hole dan tetek bengek antariksa lainnya banyak dibahas disini. Karena saya nggak terlalu paham jadi ya lewat gitu aja. 😂 Sci-Fi is not for me. 😂 Applause to Kim Mingyu for favoriting this movie. 👏


Wonwoo: Sing Street (2016)
'Sing Street' bergenre drama dan musikal. Berlatar tempat di Dublin - Irlandia dan berlatar tahun 1980an. Film ini mengisahkan seorang anak laki-laki yang membuat sebuah band karena jatuh cinta kepada seorang wanita cantik. Nggak hanya cinta-cintaan aja sih yang dibahas, ada juga masalah krisis ekonomi keluarga, bullying di sekolah yang dilakukan oleh sesama murid dan guru, masalah keretakan hubungan kedua orangtua, dan masalah krisis identitas remaja (tapi tetep yang jadi sorotan utama adalah masalah cinta). Saya nggak familiar dengan band-band dan lagu-lagu tahun 80an jadi ya nggak terlalu ngeh gimana perkembangan musik tahun segitu, hehehe (tapi lagunya bagus-bagus di film ini). Sebuah informasi yang saya dapat dari blog mbak Niken, bahwa tahun 80an adalah awal tumbuh(?)nya video musik untuk lagu-lagu.



Hoshi: Cars (2006)
Nggak heran sih kalau si marmut ini memfavoritkan film kartun, tapi bentar aku mau ngakak dulu HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.
Udah.
Oke jadi film ini menceritakan sebuah mobil balap rookie yang sombong bernama Lightning McQueen. Di tengah perjalanan menuju California untuk ajang balapan perebutan Piston Cup, McQueen nyasar sendirian ke sebuah kota kecil. Masalah timbul disini karena kecepatannya melebihi batas dan merusak jalan akibat kepanikannya dikejar polisi. McQueen harus menebus kesalahannya sehingga harus tinggal beberapa hari di kota kecil tersebut. Di kota kecil itulah McQueen belajar hal-hal yang membuatnya membuang kesombongan masa lalu.
Konflik yang ada nggak hanya masalah balapan, tapi juga tentang kejayaan masa lalu sebuah kota dan seorang penghuninya (aku trenyuh hiks).
Oh iya kota kecil itu memiliki pemandangan yang indah, khas countryside Amrik. Jalanan luruuuuuuuus tanpa cabang, di kiri kanan berjajar sand dunes dan kaktus-kaktus. Jadi makin mupeng ke US ngahahaha.
Ternyata 'Cars' ini ratingnya nggak bagus ya, tapi saya suka mehehehe. Dulu memang saya nggak suka film 'Cars', tapi setelah nonton secara lengkap ternyata film ini oke juga. Quote favorit saya oleh Lightning McQueen: it's kinda nice to slow down every once in a while.


Woozi: Zootopia (2016)
Saya sudah pernah menulis tentang film 'Zootopia', baca disini ya.


See you on my next post! XO


(image source: IMdB)


*

No comments:

Post a Comment