Search This Blog

Tentang Film Dokumenter BLACKPINK LIGHT UP THE SKY

cr: Netflix

I just watched BLACKPINK Light Up the Sky on Netflix and my mood goes up after had a gloomy day since in the morning. 🌞

What I got from this documentary film? Let me tell you in Bahasa Indonesia because mumet kalau pakai bahasa Inggris.


  1. Teddy Park, produser (atau composer?) YG ini ternyata English native speaker ya, baru tau. 😭 Awal muncul dia pakai masker, terus di akhir-akhir dilihatin wajahnya. Terus saya bergumam...ooohhh ini yang namanya Teddy. Hahahahah maklum ya anaknya memang kudet. Teddy tau lho kalau fans BLACKPINK minta more and more songs hahaha. Tapi katanya dia pingin sedikit lagu aja yang dirilis tapi langsung fenomenal. Ya semacam quality over quantity lah ya. Cuman errr kebangetan dikitnyaaa. 😭 Lagunya tuh banyak katanya di studionya sana tapi ya itu tadi prinsipnya rilis dikit tapi bisa booming. Ya emang sih jadi terkenal semua lagunya, tapi kan- (NEXT!)
  2. Artis-artis K-Pop lain videonya dimunculin sekilas-sekilas kayak 2NE1, Big Bang, Winner, iKon, BTS, dan Super Junior. Ini waktu ngomongin K-Pop secara keseluruhan.
  3. Jennie anak tunggal, dia lahir di Korea terus waktu umur 10 tahun dia sama ibunya pergi ke Selandia Baru. Jennie suka di sana dan tinggal sampai umur 15 tahun. Ini dia juga ke Australia. Dilihatin juga rekaman Jennie waktu masih cimit-cimit ngomongnya udah bahasa Inggris aje. Terus dia pingin sekolah di Amerika, tapi pas nyampe sana berubah pikiran pingin jadi penyanyi aja akhirnya ikut audisi YG dan langsung diterima. Menurut Teddy, Jennie ini anaknya perfeksionis. Terus kata dia sendiri, dia anaknya pemalu. Saya langsung...oh pantesaaan. Di film ini dilihatin dia latihan pilates bersama seorang guru. Kalau habis konser kata dia badannya suka pegel-pegel udah kayak nenek-nenek. 😂
  4. Jisoo lahir di Korea dan besar juga di Korea. Dia punya kakak perempuan dan kakak laki-laki. Waktu kecil ada yang bilang dia jelek terus katanya kayak monyet. And I was like...BRO YANG BENER AJA. 😭 Dari kecil dia udah cantik banget, gila yang ngatain Jisoo jelek. Jisoo ini jadi member paling akhir yang nangis kalau member lainnya nangis. Masih inget waktu BLACKPINK menang di Inkigayo pas promosi 'As If It's Your Last'? Itu tiga member nangis semua, cuma Jisoo aja yang enggak akhirnya dia ngasih speech padahal waktu itu juga jadi MC Inkigayo. 😂 Oh iya katanya Teddy, Jisoo ini anaknya cerdas.
  5. Lisa lahir di Thailand dan waktu umur belasan tahun (mohon maaf lupa tepatnya berapa) dia ikut audisi YG dan dua bulan kemudian disuruh terbang ke Korea jadi trainee. Dari kecil emang Lisa udah menunjukkan ketertarikan di dunia seni suara. Di rumah neneknya ada stand mic itu sama dia suka dibuat mainan nyanyi. Terus ikutan banyak kompetisi dance juga di Thailand. Katanya Teddy, Lisa ini paling jago berubah waktu perform. Kayak langsung syung ganti imej bold begitu tampil. Ya bener juga, kalau udah nge-rap dia beda banget sama kalau pas lagi biasa-biasa aja nggak perform. Saya dari dulu kagum banget sama Lisa karena dia kan dari Thailand ya, tapi bisa jadi rapper dengan lirik bahasa Korea. Terus bisa ngomong lancar bahasa Inggris pula. Dia paling deket sama Rosé karena sama-sama bukan dari Korea.
  6. Rosé lahir di Selandia Baru dan besar di Australia. Suka nyanyi-nyanyi untuk menghibur diri di kala stres. Waktu ada pengumuman YG ngadain audisi di Australia, ayahnya nyuruh dia buat ikut dan akhirnya lolos menjadi trainee. Dia katanya nggak pernah nge-dance sebelumnya, audisi aja nyanyi sambil main gitar, terus sempet dianggap rival oleh Lisa waktu mereka ketemu di kelas bahasa Korea. Emang pada masa itu semuanya jadi kompetitor sih, pada pingin debut semua kan pastinya. Rosé milih bertahan di kerasnya kehidupan training. Dia sempet disuruh pulang ke Australia oleh keluarganya waktu curhat soal masa-masa sulit menjadi trainee. Awalnya ada sembilan orang cewek, terus lama-lama berkurang seiring dengan evaluasi berjalan hingga menyisakan empat orang yang akhirnya menjadi BLACPINK sekarang ini.
  7. Waktu masih menjadi trainee, mereka berempat latihannya 14 jam dalam sehari dan dapat jatah libur satu hari dalam seminggu. Masa training Jennie paling lama yaitu 6 tahun, Jisoo dan Lisa 5 tahun, sedangkan Rosé 4 tahun (BLACKPINK debut di tahun 2016). Oh iya foto-foto dan video-video predebut mereka berempat banyak banget di film ini. Go check it out!
  8. Di satu scene mereka juga ngomong agak kaget dengan ketenaran luar biasa ini terjadi di waktu yang lumayan singkat. It's the fruit for your hardwork, girls. Jennie bilang dia nggak punya masa-masa indah seperti anak SMA pada umumnya karena harus latihan di studio. Udah dari umur belasan tahun juga kan mereka jadi trainee, kata Teddy emang anak-anak usia segitu lagi cepat-cepatnya menyerap apa pun yang dipelajari sebagai bekal untuk sepuluh tahun ke depan. Memang harus ada hal yang dikorbankan untuk meraih sesuatu (Rosé bahkan dropped out dari sekolahnya di Australia sana).
  9. Di film ini banyak ditayangkan tentang Coachella. Mereka kan jadi artis K-Pop pertama yang tampil di konser itu, jadi kebanggan tersendiri. Ditampilkan juga bagaimana kondisi backstage-nya. Ini sih bagian yang menurut saya menarik karena porsinya banyak. Jadi pengetahuan baru buat fans seperti hamba yang sangat awam ini. Nggak hanya konser Coachella sih, waktu mereka konser world tour juga dilihatin gimana waktu di backstage dan rehearsal. Pikiran saya melayang ke mana hayo? DAY6 lah siapa lagi. 😂😂😂 Saya langsung ngebatin oh jadi YoungK tuh kayak gini kalau lagi konser, beda banget ya dunia kami berdua. HAHAHAHA ELU SAPEEE. 🤣🤣🤣
  10. Menjelang akhir film dilihatin mereka berempat makan di sebuah restoran yang hmmm...nggak modern tapi juga nggak tradisional-tradisional amat. Nggak terlalu luas. Sederhana tapi rapi dan bagus. Di sini mereka ngomongin kalau misal nanti mencapai usia 40 tahun. Mereka bilang mungkin mereka berempat udah pada nikah walaupun nggak yakin ada anak. Rosé bilang begini tapi ya mungkin juga kita belum nikah di umur segitu. Lisa juga bilang, nggak apa-apa nanti kalau udah banyak bintang muda baru, selama masih ada yang ingat kita nama kita tetap bersinar. Nyenengin lihat mereka ngobrolin masa depan kayak gini, bukan deep talk tapi hanya sekadar girls' chit-chat yang ringan dan diomonginnya sambil makan. Ya kayak kita-kita juga lah kalau lagi ngumpul sama teman-teman seumuran. PEDE BANGET NYAMA-NYAMAIN LU. 🤣🤣
  11. Lagu di akhir filmnya pakai 'Pretty Savage'. Saya yang awalnya b aja sama lagu ini kok mendadak suka wkwkwkwk.
  12. Waktu filmnya bener-bener habis, saya langsung nyesss gitu rasanya kalau lihat Rosé. She's such a baby. 😭 Nangis karena kangen rumah dan keluarga di tengah-tengah hidupnya sebagai member BLACKPINK. Untung ketiga member lainnya pada care sama dia. Rasanya pingin peluk Rosé huhuhu. Mahal tapi meluk dia, jadi yaudah ngirim pelukan virtual aja dari blogpost ini semoga sampai ke dia, semoga dia tau kalau banyak yang sayang ke dia.
I recommend you to watch this documentary if you want to know more about BLACKPINK. Membernya banyak ngomong dalam bahasa Inggris, kecuali Jisoo. Lisa ngomong bahasa Thailand juga lumayan banyak di beberapa scene.

Tenang aja mereka ngomongnya nggak cringe kok, intonasinya biasa aja nggak kebanyakan aegyo (kalau kalian sama kayak saya yang nggak terlalu suka ada orang ngomong pakai nada aegyo terus-terusan). Let's love BLACKPINK.


*
Share:

2 comments :

  1. Aaaaah aku baru nonton ini kemarin. Mumpung masih fresh jadi pengen nimbrung komen LOL

    1. Waktu Teddy Park nongol, dalam hati ini membatin, "Ohh jadi ini orang yang suka di-bully netijen gara-gara suka bikin lirik gaje" HAHAHA tapi ternyata tipe orangnya tuh yang "i know what i do, lo nggak usah banyak komen" 🤣 dia tau musik apa yang dia kerjakan buat BP. Dan kerennya dia nggak hanya sebagai orang yang buat musik untuk BP, but he knows every single member personally, ya. Dia bisa mendeskripsikan tiap member BP dengan detil tanpa mikir panjang.

    2. Rose adalah aku saat ngomongin keluarga. She's such a family girl. Waktu dia nangis sambil tetap ketawa (dan TETAP CANTIK!), aku ikutan mewek dong T_T paham banget rasanya jauh dari keluarga kayak apa, belum lagi homesick segala macem. Padahal ikut audisi dan jadi penyanyi adalah mimpi dia juga. Di umur 16 tahun dia berani ninggalin sekolah dan terbang ke Korea sendirian untuk mengejar mimpi, salut banget. Jadi inget Tiffany SNSD, background mereka mirip-mirip gitu. Terus waktu scene dia nyanyi sambil main gitar di studio gitu CANTIK AMAAT 😍

    3. Aku ketawa dong waktu Jennie bilang sendiri, kalau muka dia terlihat capek dan galak, itulah happy face doi AHAHAHA Jennie ini emang kelihatan ice princess, tapi sebetulnya dia cewek biasa nggak sih. Dia menyesalkan masa SMA yang nggak dia punya, tapi di salah satu sisi dia merasa masa trainee itu worth dan terbayarkan saat dia berada di atas panggung, dan fans mancanegara bisa ikut nyanyi bahasa Korea. Uwuuu.

    4. Cita-citaku ingin menjadi mamanya Lisa, yang bisa melihat potensi anak sejak kecil dan digembleng habis-habisan supaya berkembang terus. Kalau nggak ada dukungan dari mamanya, Lisa mungkin nggak seperti sekarang. Di balik chubby face-nya itu, ternyata she's a true hardworker. Ultimate girl crush 💕

    5. Aku agak menyayangkan part Jisoo yang cerita masa lalunya nggak terlalu digali seperti member lainnya. Mentang-mentang porsinya visual, kayaknya yang difokusin cuma soal kecantikannya itu heuuuu ): Padahal pengen denger juga apa yang dia rasakan sebagai unnie di grup, how she treats other members dll. Tapi gapapa, Jisoo kamu memang cantik bingits!

    Overall, nonton documentary ini nyaman sekalii, mungkin karena banyak pakai bahasa Inggris, ya, jadi cepat nangkepnya. Members juga nyaman gitu mix-mix bahasa pas ngomong hahaha

    Kesuksesan BP terlihat instan, karena pencapaian mereka selama 4 tahun ini nggak main-main bok, padahal ngeluarin album aja irit-irit wkwkwk tapi buat yang menganggap seperti itu, coba deh nonton ini. Aku aja yang bukan BLINK kagum sekali dengan kerja keras mereka yang bisa membuahkan hasil manis seperti sekarang ini. You go girls!! 💖

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuuu aku suka komentar panjang <3

      1. HAHAHHAHAHAHA bener banget, orangnya kayak...udah lu diem aja gue mau bikin sesuatu yang fenomenal, lihat aja nanti. Iyaaa udah banyak jam yang mereka habiskan jadi kayak udah ngerti member ini begini, member itu begitu.

      2. Oh iya Ci Jane juga pernah lama di luar negeri ya huhu dilema banget pasti itu antara Rose mengejar mimpinya dengan keinginan untuk bersama dengan keluarga. Aku mati-matian nahan nangis pas scene itu HAHAHAHAH padahal juga nontonnya sendirian. Terus dia nemu sosok yang lebih tua kayak Jennie dan Jisoo untuk mengisi kekosongan kehadiran kakaknya yang tinggal di benua lain. :') Tiffany dulu juga tinggalnya sama Taeyeon nggak sih Ci? Pas masa-masa trainee, akhirnya jadi deket banget dan menganggap keluarga Taeng kayak keluarganya sendiri? CANTIK BANGET YA ALLAH ROSE MAIN GITAR SAMA NYANYI PLIS izinkan dia menjadi seperti Taylor Swift HUHUHUHUHU.

      3. WKWKWKWKKWKWKW iya bener, banyak yang salah paham kayaknya sama ekspresi muka Jennie jadinya harus dijelasin sama dia xD kayak Krystal nggak sih sama Jessica juga RBF gitu mereka. Yes pengorbanan dia akhirnya terbayar dengan jadi member BLACKPINK.

      4. Bener banget mamanya Lisa cerdas bisa mengenali bakat anaknya dan dukung dia terus, ngarahin ke jalan yang bener. BLACKPINK ini tuh semacam orang-orang yang berbakat terus nemu support system yang tepat, jadinya kayak sekarang.

      5. IYAAAA HUHUHUHU sisi yang itu nggak digali sama YG dari Jisoo :( Lha iya itu kok bisa ada orang yang ngatain Jisoo jelek tuh gimana ceritanya xD

      Cara ngemasnya juga nggak terlalu panjang, bagian-bagian yang penting-penting masuk semua. Ngomongnya nggak terlalu cepet, pergantian scene-nya juga nggak bikin bingung.

      Yes ada kerjasama tim yang hebat juga di balik suksesnya BLACKPINK yang relatif cepat ini. Kayak mereka itu bener-bener debut di waktu yang pas dengan orang-orang yang pas. Ya itu tadi aku bilang, support systemnya mumpuni.

      Delete

Halo! Komentar yang perlu segera mendapat balasan, silakan mention ke twitter @winteryspring ^^ Terima kasih♡

Copyright © Happiness and Delight. Designed by OddThemes