July 10, 2017

Tentang Comeback BlackPink 'As If It's Your Last'


Nggak seperti sebelumnya, comeback BlackPink kali ini hanya dengan satu lagu yaitu 'As If It's Your Last'. Lagu dan MV-nya lebih girly, pink, dan ceria dari yang dulu-dulu ya kan. Kalau yang dulu-dulu kesannya lebih edgy.
 
Edgy (adj.): (slang) Cool by virtue of being tough, dark, or badass.
 
Meskipun kesannya girly, pink, dan ceria ternyata setelah baca terjemah bahasa Inggrisnya, lirik 'As If It's Your Last' nggak se-girly, se-pink, dan seceria itu lol. Apalagi bagian rap Lisa:
 
1. "Call me pretty and nasty", nasty...Lisa kamu sebenarnya Lalisa Manoban atau Kim Mingyu? Ehem.
 
2. "I be the Bonnie and you be my Clyde", Bonnie and Clyde? Who are they? They were criminals, got shoot by police and died. Well it's YG's BlackPink after all.
 
Terus Jennie full nyanyi nggak ikut nge-rap. Suaranya powerful.
 
 
Sementara suara Rose tetep lembut dan mendayu-dayu. Btw saya baru tau lho kalau ternyata Rose ini kidal.
 
Di scene ini, Rose nulis namanya di cermin pakai lipstik pink. Dia nulisnya pakai tangan kiri.
 
Dan dia ngesot lagi di bawah Jennie, Jisoo, dan Lisa. :') Kali ini ngesotnya tengkurep dan jarak tempuhnya nggak sejauh waktu dia ngesot di Boombayah. :')
 

 
Jisoo tetep jadi yang paling cantik menurut saya. Semuanya cantik, cantik banget malah di MV 'As If It's Your Last'. Tapi kan pasti ada yang paling cantik di antara yang cantik dan itu Jisoo dalam kasus ini.
 

Dance-nya selang-seling antara intens dan santai. Nggak ada twerking wkwk, kalau dance di lagu 'Whistle' kan banyak twerking-nya.
 
Apalagi ya, hmmm...ooooh iya waktu mereka menang pertama di Inkigayo hahaha. Kaget terus langsung nangis gitu gengs si Lisa. Ya ampyun Lisa ini chasing-nya aja yang sangar, hatinya Hello Kitty. :3 Hello Kitty beneran ya bukan Hello Kitty yang ini. Rose dan Jennie juga nangis. Akhirnya yang kasih speech Jisoo. 😂 Selain jadi member yang grupnya menang hari itu, Jisoo juga lagi jadi MC kan nah disini yang dia profesional sekali. Nggak nangis dan lancar banget kasih ucapan terima kasihnya. ❤
 
Cute side of Lisa :3

Another side of Lisa, BH-nya di luar
 
Kalau di acara radio saya nontonnya waktu mereka di Hongkira dan Super K-Pop Arirang.
 
Waktu di Hongkira mereka nyanyi live 'As If It's Your Last' dan 'Loser'-nya Big Bang. Astagaaa saya lebay banget waktu nonton videonya, merinding sebadan-badan. Kayak merinding bangga gitu loh sama mereka wakakak. Nahan-nahan biar nggak merinding eh nggak bisa.
 
Waktu di Arirang, Jennie dan Rose banyak ngomong dalam bahasa Inggris. Secara umum mereka kayak masih yang malu-malu dan nggak segera cepet nanggepin Sam Carter. Sedangkan Sam udah kayak yang gemes gitu tapi nggak bisa maksa mereka. 😂
 
Anyway balik lagi ke topik Bonnie dan Clyde yang disebutkan di rap Lisa. Saya jadi penasaran loh sama filmnya. Mungkin kalau habis nonton dan ternyata filmnya menarik, akan saya tulis di postingan berikut-berikutnya. Mungkin lho ya. Hehehe. Semoga tidak malas.
 
See you love!
 


(photo from allkpop, all gifs from giphy.com)
 
*
 
 
[UPDATE 091217] 'Bonie & Clyde' dan Lalisa Manoban
 
Saya sudah selesai nonton film 'Bonie & Clyde' gara-gara Lisa hahaha. Bonie dan Clyde ini adalah sepasang penjahat Amerika Serikat di tahun 1930an. Film 'Bonie & Clyde' diangkat dari kisah nyata. Bonie ini seorang perempuan muda yang bekerja sebagai pelayan restoran atau pramuniaga toko ya saya lupa, sedangkan Clyde adalah seorang residivis.
 
Bonie bosen dengan hidupnya yang itu-itu aja dan datanglah Clyde yang menawarkan hidup yang berbeda dengan hidup yang dijalani Bonie sehari-hari. Mungkin karena masih sangat muda ya (20an tahun) jadi Bonie nggak pikir panjang dan jatuh cinta dengan Clyde. Singkat cerita mereka melakukan beberapa perampokan dan nggak segan membunuh polisi ataupun orang-orang sipil yang menghalangi aksi mereka. Bonie dan Clyde nggak berdua aja sih waktu melakukan tindakan kriminal, mereka membentuk satu geng. Akhir hidup Bonie dan Clyde tragis gaes, mereka mati muda diberondong peluru polisi.
 
Film 'Bonie & Clyde' sendiri diproduksi di tahun 1960an. Klasik abis tapi asik soalnya kan kejadiannya sendiri terjadi di tahun 1930an. Kalau dibuat di tahun yang lebih modern mungkin kesan klasiknya nggak dapet. Clyde-nya ganteng hahaha. Film ini nggak terlalu vulgar dalam hal adegan cinta-cintaan dan nggak terlalu sadis dalam hal darah-darahan. Menurut saya di dalam film ini penggambaran Bonie dan Clyde seolah-olah jadi hero gitu padahal mereka penjahat.
 
*

No comments:

Post a Comment