Setelah nonton satu atau dua video NCT Wish atau RIIZE, biasanya aku langsung bersemangat untuk mencoba makanan atau kegiatan yang mereka lakukan. Kali ini berbeda, aku malah mikir-mikir apakah sebaiknya aku nggak latah meniru brondong-brondong ini, wkwkwk. *labil*
Pertama, resep sandwich Sion. Di episode WISH PICNIC CLUB terbaru, mereka berenam piknik lagi. Kali ini nggak beli makanan di Sevel, tapi pesan makanan online sambil main games bikin sandwich. Makanan yang dipesan antara lain pizza, spaghetti, dan kalguksu kalau nggak salah.
Games bikin sandwich-nya berupa masing-masing member secara bergiliran memesan bahan-bahan untuk membuat sandwich tanpa tahu siapa pesan apa. Dan terjadilah triple pesanan yang sama, yaitu selai stroberi. Nggak ada di antara mereka yang beli bahan utama membuat sandwich, yaitu roti. 🙂
Akhirnya dengan bahan seadanya aka selai stroberi, whipped cream, dan keju, Sion membuat sandwich. Dua helai keju digunakan untuk mengapit whipped cream dan selai stroberi. Bahkan stafnya aja sampai ngasih sensor ke sandwich itu. 😭
So, yeah I don't wanna try that recipe.
Aku juga nggak mau meniru aktivitas yang dilakukan Sakuya di episode WISH PICNIC CLUB ini karena...nggak punya nyali. 😂 Sakuya lagi-lagi harus nge-dance di depan orang asing ketika piknik, wkwkwkwk.
Niruin Ryo roll depan berkali-kali juga nggak mau soalnya udah pernah waktu SMP dulu, hahaha. Posisi badan Ryo sempurna banget loh waktu ngelakuin roll depan di episode ini. 👏👏👏
🥪🧀🍓
Kedua, naik wahana di Disneyland Hong Kong. Beberapa tahun yang lalu, aku ngebet banget ingin main dan naik wahana di amusement park seperti Universal Studio atau Disneyland. Seiring berjalannya waktu, aku kehilangan niat tersebut. Mungkin karena skala prioritasku berubah, traveling is no longer my priority. Atau karena takut vertigo setelah naik wahana ekstrem. 🤣
Di episode WISH in Disneyland Hong Kong, mereka masuk ketika hari sudah malam. Kayaknya diundang ke sana deh, idk. Disneyland sudah sepi dan naik wahananya nggak perlu antre dua sampai tiga jam. Wahana-wahana yang mereka naiki adalah Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars, Frozen Ever After, Slinky Dog Spin, Toy Soldier Parachute Drop, dan RC Racer.
Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars ini roller coaster yang di satu titik akan berjalan mundur lalu maju lagi. Frozen Ever After tipenya boat ride dengan pemandangan tokoh-tokoh 3D-high-quality film Frozen di kanan kirinya, lalu di satu titik perahunya berjalan mundur lalu maju lagi. Slinky Dog Spin punya lintasan circular yang tidak ramah bagi penderita vertigo, wkwkwkwk. Toy Soldier Parachute Drop, seperti namanya, penumpang akan dibawa naik lalu "dijatuhkan" ke bawah lalu naik lagi, begitu terus sampai Sion rambutnya jabrik ketakutan. 🤣 Sedangkan, RC Racer gerakannya mirip Pirate Ship tapi ada lintasan U-shaped-nya.
Well, secara umum tipe-tipe wahananya udah pernah aku rasakan di theme park dalam negeri (kecuali roller coaster mundur, belum pernah nemu di sini) seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, Taman Safari Prigen, dan Wisata Bahari Lamongan dengan harga tiket yang jauh lebih murah dan antrean yang lebih pendek. That's why I'm not too interested to go Disneyland. Mungkin suatu hari nanti cukup berfoto di luarnya Disneyland Hong Kong aja nggak usah masuk. 😂
🎢⛄🪂
Ketiga, berburu baju bekas di pasar loak atau bahasa kerennya thrifting di thrift shop. Yang ini bukan NCT Wish tapi RIIZE. Di Bucket RIIST episode 1, Shotaro dan Wonbin jalan-jalan ke pasar loak dan mampir ke salah satu toko untuk membeli baju branded bekas. Pasar loaknya bersih dan rapi.
Dulu waktu masih SD, ada tetangga yang bawa baju-baju bekas dan dijual. Aku dibeliin satu, kemeja plaid warna merah motif Mickey Mouse kalau nggak salah. Kemejanya aku pakai sampai bosan. Lalu di tahun 2018 pernah beli beberapa jilbab bekasnya teman sekantor.
Udah sih itu aja pengalaman beli pakaian bekas orang, hahahaha. Nggak ada yang branded, of course. Ada tetangga yang suka bawa barang branded punya juragannya untuk dijual tapi I have no interest on it. Kesadaran belanja dan kehigienisanku udah beda dengan masa lalu kayaknya.
👕👖⭐
Keempat, mabar alias main bareng (am I correct?). Di Bucket RIIST episode 4, Sohee dan Sungchan main...Roblox nggak sih itu? Pokoknya games online yang angle-nya berubah-ubah. Hamba sebagai generasi Polystation tentu saja tidak familiar dengan tampilan yang seperti itu. Jadinya bingung dan nggak minat main-main games semacam itu. 😅
Setelah mabar, mereka karaokean. Aku dulu pernah sering pergi ke tempat karaoke untuk melepas stres. Setelah pandemi, hobi tersebut kayak...completely gone. Nggak ada lagi keinginan untuk karaokean. Bisa jadi gara-gara aku sudah nemu aktivitas lain sebagai penggantinya.
🎮🎤✨
Kelima, dihipnotis...wth. Wonbin ada-ada aja deh kepinginannya. Di Bucket RIIST episode 5, Wonbin bersama Anton pergi ke terapis hipnotis. Katanya ingin membuktikan it works apa enggak. 🙂
Aku ngebayanginnya aja udah serem, gimana kalau nggak bisa balik? Hahahaha. 😅 Padahal kalau yang melakukannya tenaga profesional ya sepertinya nggak apa-apa.
Aku dulu waktu pergi ke psikolog pernah dikasih terapi untuk membayangkan diriku berada di tempat yang menyenangkan dan melakukan hal yang menyenangkan. Begitu buka mata, rasanya isi kepala lebih enteng. Does it count as a hypnotherapy?
🗣️👂🧠
Walaupun banyak hal-hal di Bucket RIIST yang tidak ingin aku lakukan, beberapa di antaranya masih menarik perhatianku, seperti flying yoga (Bucket RIIST episode 2) dan sauna Korea (Bucket RIIST episode 6). Khusus untuk Bucket RIIST episode Sunrise Hiking, aku sudah pernah melakukannya di Gunung Bromo🤗 hehehe...dua kaliii 🤗🤗.
See you on my next post! 🌞
*
No comments :
Post a Comment
Halo! Terima kasih sudah membaca dan meninggalkan komentar. Komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu.